Fenomena Rojali: Ketika Rakyat Hanya Bisa Melihat, Bukan Membeli

Peneliti Next Policy, Dwi Raihan, mengatakan fenomena ‘Rojali’ menjadi indikator lain bahwa daya beli masyarakat indonesia memang sedang mengalami masalah. Pasalnya masyarakat indonesia merupakan masyarakat yang memiliki konsumsi tinggi. Fenomena ini juga menunjukkan bahwa kekuatan daya beli masyarakat menenggah Indonesia sangat rentan. Ketika ekonomi lesu, maka daya beli kelas menegah langsung menyusut. Fenomena ini dinilai …

Next Policy Sebut Biaya Haji Masih Bisa Dipangkas

Direktur Next Policy Yusuf Wibisono mendukung niat Prabowo untuk terus menurunkan BPIH. Biaya haji yang mahal menurutnya sangat berpeluang untuk dipangkas, sepanjang efisiensi dilakukan secara optimal. Terlebih, ia melihat biaya haji yang masih tinggi malah menjadi ironi. Yusuf menyoroti masalah klasik terkait kualitas pelayanan haji yang terus rendah, mulai dari bimbingan terhadap jemaah, akomodasi, transportasi, …

APBN Perubahan untuk Merespons Tekanan Global

Gejolak perekonomian global ikut berimbas ke pengelolaan keuangan negara. Pemerintah disarankan untuk menyusun APBN perubahan yang tidak hanya menjadi instrumen penyesuaian teknis terhadap deviasi asumsi, tetapi harus berperan sebagai alat kebijakan countercyclical yang aktif merespons tekanan global. Peneliti Next Policy Shofie Azzahrah berpendapat bahwa stimulus ekonomi yang bersifat countercyclical berpotensi meningkatkan kinerja pajak di tahun …

Pangkas Ketergantungan Pasar Amerika Serikat

Keputusan Amerika Serikat (AS) mengenakan tarif bea masuk (BM) 32% untuk produk Indonesia menjadi sinyal kuat untuk memangkas ketergantungan terhadap pasar negara itu. Waktunya Indonesia membangun resilensi ekspor yang tidak tidak hanya bergantung kepada satu negara. Peneliti Next Policy Shofie Azzahrah berpendapat Sebagai strategi mitigasi risiko dan peningkatan ketahanan ekonomi eksternal, Indonesia perlu memperluas kerja …