Direktur Next Policy Yusuf Wibisono mendukung niat Prabowo untuk terus menurunkan BPIH. Biaya haji yang mahal menurutnya sangat berpeluang untuk dipangkas, sepanjang efisiensi dilakukan secara optimal.
Terlebih, ia melihat biaya haji yang masih tinggi malah menjadi ironi. Yusuf menyoroti masalah klasik terkait kualitas pelayanan haji yang terus rendah, mulai dari bimbingan terhadap jemaah, akomodasi, transportasi, konsumsi, layanan kesehatan, layanan administrasi, hingga aspek keamanan.
“Buruknya pelayanan haji masih terjadi hampir merata di semua tahapan, mulai dari pelayanan sebelum keberangkatan, selama di Tanah Suci, hingga pelayanan pascahaji.
Hingga tahun terakhir, penyelenggaraan ibadah haji masih banyak mengalami kekacauan. Bahkan, jual beli kuota haji yang mengindikasikan tidak adanya perbaikan berarti dalam pengelolaan haji kita,” kritik Yusuf.
