Peneliti Next Policy, Dwi Raihan, mengatakan fenomena ‘Rojali’ menjadi indikator lain bahwa daya beli masyarakat indonesia memang sedang mengalami masalah. Pasalnya masyarakat indonesia merupakan masyarakat yang memiliki konsumsi tinggi.
Fenomena ini juga menunjukkan bahwa kekuatan daya beli masyarakat menenggah Indonesia sangat rentan. Ketika ekonomi lesu, maka daya beli kelas menegah langsung menyusut. Fenomena ini dinilai fenomena musiman tetapi akumulasi dari lemahnya indikator-indikator lain.
“Karenanya fenomena ini perlu mendapat perhatian,” kata Raihan kepada Tirto, Senin (21/7/2025).
